W4dgo4O8H60DAkzaBrOmThLWXI37G4Rn1PVTHQ0I

Mengenal ring aluminium (ring WD) untuk tegek custom

Sangat jarang, bahkan sepertinya tidak ada yang membahas perihal ring aluminium atau ring WD untuk joran tegek custom. Padahal, penggunaan ring alias kolongan model ini sangat banyak sekali; terutama untuk teknik enter-enter, glenderan, atau angon kumbul.

Catatan: aku sebenarnya sudah memiliki catatan yang begitu panjang perihal hobi, tetapi ada di blog lain. Kemungkinan, ke depannya (kalau ada waktu) akan kupindah catatan-catatan itu ke sini biar tidak perlu repot memperpanjang hosting dan domain.

Ada banyak istilah untuk menyebut kolongan tegek model ini, misalnya:

  • Ring aluminium (lengkap)
  • Ring WD --entahlah WD itu singkatan apa
  • Ring nium (versi lebih ringkas)

Mengenal ring aluminium joran tegek custom

Mengenal kolong ring aluminium (ring WD) untuk joran tegek custom
Seperti yang terlihat, ring pancing tegek jenis ini sangat ringkas dan berbahan dasar aluminium --sesuai namanya.

Kupikir kita tidak perlu memberi definisi yang hanya membut kepala bingung saja. Soalnya, tidak ada definisi yang berlaku baku dan mutlak untuk perintilan pancing, wabilkhusus pancing tegek, wabilkhusus lagi pancing tegek di Indonesia.

Kalau dipaksa memberi definisi, apa itu ring aluminium tegek custom, kira-kira begini:

Ring aluminium (ring WD) adalah ring atau kolongan tegek custom yang dibuat dari lembaran aluminium, dipotong tipis, serta ditambah lubang keramik sebagai tempat keluar-masuk benar/senar pancing.

Jenis ring tegek ini sebenarnya cenderung mendekati 'berat' kalau kita bandingkan dengan ring kawat stainless. Sebab, bahan aluminiumnya melingkar di seluruh ujung ruas, ditambah lagi dengan lubang keramik (ceramic) untuk meminimalisir senar keriting.

Sejarah ring aluminium (WD) joran tegek custom

Mengenal ring aluminium (ring WD) untuk joran tegek custom

Kabar buruknya, tidak ada sejarawan yang mau repot-repot mengeluarkan energinya untuk menulis sejarah ring aluminium joran tegek di Indonesia. Dan tulisan di blog ini barangkali mengawalinya dalam permulaan.

Ring aluminium mulai dikenal di kalangan pemancing Banyumas, Jawa Tengah; lantas menyebar ke Kabupaten lain di Jawa Tengah karena dapat memenuhi kebutuhan memancing mereka, hingga ke Jawa Barat dan tentu saja, Jawa Timur.

Pada awalnya, penggunaan ring nium hanya dengan golak/gulungan senar manual (biasanya dari paralon atau kayu). Namun seiring berjalannya waktu, tidak sedikit pemancing yang lebih memilih cara simpel dan sederhana, itu dengan reel spinning ukuran sangat kecil (300, 500, 800, atau 1.000).

Kini, nyaris di seluruh Pulau Jawa, model ring aluminium sudah banyak digunakan. Bahkan di daerah seperti Blitar dan Tulungagung (Jawa Timur), istilah-istilah ring WD juga cukup populer. Termasuk berbagai pengrajin joran custom yang turut menyediakan layanan pembuatan ring WD di samping neklin dan keramik.

Tak khayal, mancing teknik angon kumbul bukan milik suatu daerah saja. Sedangkan ring nium dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan lebih baik daripada menggunakan ring keramik umumnya.

Teknik mancing pakai ring aluminium (ring WD)

Kalau menarik garis besar yang paling umum, sebenarnya ring alumunium bisa untuk semua teknik mancing sungai. Kau yang ingin casting pun bisa, tetapi tidak memberi kenyamanan sebagaimana saat kaupakai set baitcasting umum.

Sedangkan kalau menarik garis yang lebih mengerucut, ada dua teknik yang cocok menggunakan ring nium ini.

1. Mancing kolaman

Sebagaimana sejarah permulaan penggunaan ring ini, tujuannya untuk mancing kolaman dengan gulungan manual atau tanpa pakai sama sekali.

Lha, ndilalah, model ring nium itu ternyata cocok juga untuk mancing di air tawar hingga air asin. Kemudian, berkembanglah ring ini yang ditandai dengan semakin menjamurnya pengrajin joran custom ring aluminium.

Mancing kolaman itu menggunakan diameter senar yang cukup besar, rata-rata 0,20 mm ke atas. Sehingga, menarik senar ukuran segitu pakai tangan kosong masih sangat mungkin dilakukan dengan cepat. Sensasi tarikan ikan juga semakin alami terasa, merambat dari joran ke tangan, sampai ke ubun-ubun dan buah zakar.

2. Mancing glenderan

Baiklah, kita perlu menyepakati bahwa istilah glenderan, enter-enter, dan angon kumbul merujuk pada sebuah teknik yang sama.

Yaitu teknik mancing menggunakan pelampung yang kemudian dibiarkan hanyut mengikuti arus sungai sampai nun jauh di sana.

Glenderan dan enter-enter itu lebih populer di Jawa Timur, sedangkan angon kumbul itu lebih populer di Jawa Tengah. Kita itu sebenarya memiliki semacam ikatan antar pemancing, meski berbeda-beda menyebut sebuah teknik, esensi dalam melakukannya tidak ada bedanya.

Ring aluminium joran tegek custom akan sangat pas dan cocok untuk teknik mancing glenderan ini.

Di awal, kita tidak perlu melempar terlalu jauh, cukup 3-10 meter ke depan (sesuai lebar sungai), lantas melepaskan senar secara kontinu sambil memperhatikan arah-gerak pelampung. Proses mengatur itulah yang melatarbelakangi penyebutan angon yang secara bahasa berarti memelihara.

Dan yang terbaik adalah mereka yang mampu menggunakan gulungan senar manual berdiameter tipis (misalnya 3 cm) untuk menggulung tanpa melihat. Percayalah! Hal demikian mustahil dilakukan oleh pemancing amateur sepertiku.

Menggulung senar di gulungan manual berdiamter sangat tipis hanya mampu dilakukan oleh pemancing militan yang memiliki jam terbang di atas rata-rata. Jika tidak, itu hanya akan berakhir pada mesle.

Mesle itu istilah yang cukup mewakili kondisi senar keluar dari gulungan yang tipis; meski di sisi lain juga bisa mendefinisikan kegagalan memasukkan torpedomu ke lubang kelangkang istri.

Nah, karena pemancing amateur sepertiku tidak jago-jago amat menggulung senar dengan cepat, maka muncul teknik mancing glenderan dengan menggunakan reel spinning. Konsepnya sama, tapi rasanya agak beda.

Gulungan manual memberikan sensasi penuh dan bukti ketekukan memancing yang tak terbantahkan. Siapa pun pemancing yang mampu melakukannya, bukanlah pemancing ecek-ecek.

Kelebihan dan kekurangan ring aluminium tegek custom

Faktanya, tidak ada yang sempurna di dunia yang fana ini, semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing; termasuk ring aluminium, termasuk diriku, termasuk dirimu.

Kelebihan Kekurangan
Jauh lebih ringkas daripada ring keramik. Perlu pengrajin yang benar-benar memahami.
Handmade, bukan pabrikan. Perlu penyesuaian jika masih awal menggunakan.
Lebih ringan daripada ring keramik pasaran. Lebih berat daripada ring Fuji Stainless MKG.
Harga relatif terjangkau. Tidak mutlak memberi perlindungan senar keriting.
Sudah sangat banyak pengrajin yang mampu menggarap. Ring aluminium harus terpasang di setiap ruas.
Kekuatan yang cukup untuk mancing ikan babon sak tampah. Lem perekat kadang lepas.

Apakah ring aluminium layak dipakai?

Layak, sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Kalau kau hanya mancing wader, uceng, dan ikan-ikan micro lainnya, aku lebih merekomendasikan pakai tegek cutit (bukan tegek custom), jadi tegek yang belum memiliki kolongan sama sekali.

Ikan micro itu sering berada di pinggiran. Tentunya kauingat dengan parikan, kaline banjir iwak cetak podo minggir, yang dapat kita maknai secara harfiah kalau ikan-ikan kecil berada di pinggiran perairan.

Sedangkan kalau kebutuhanmu untuk menarget ikan yang berlokasi jauh, perlu lempar, maka ring aluminium tegek custom tetap layak dipertimbangkan di samping jenis kolongan tegek yang lain.

Nah, kira-kira begitulah pendahuluan untuk mengenal ring aluminium untuk joran tegek custom ini. Kalau ada saran dan tambahan informasi, mari tulis di komentar.

Salam!

Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.
Traktir kopi ☕

komentari

Komentar terbaru